Contoh SOP atau Prosedur Drop Test dalam industri pengiriman atau dalam manufaktur.

Contoh SOP atau Prosedur Drop Test dalam industri pengiriman atau dalam manufaktur.
Prosedur atau SOP Drop test atau tes jatuh ini banyak digunakan dalam industri manufactur dan sudah banyak diterpakan di Indonesia.

Tujuan dari prosedur atau sop drop test adalah untuk mengetahui tingkat ketahanan produk dan pakaging saat dalam proses shiping atau pengiriman terhadap goncangan dan benturan bahkan bilamana sampai produk tersebut jatuh.

Pengujian Drop test secara Free Fall adalah pengujian dengan cara dijatuhkan secara bebas dengan atau tanpa alat pada ketinggian tertentu tergantung berat packagingnya.
Referensi : ISTA – ASTM D5276

Contoh SOP atau Prosedur Drop Test dalam industri pengiriman atau dalam manufaktur adalah sebagai berikut :


1. Siapkan produk  yang akan dilakukan pengujian drop test secara berkala untuk produk tertentu sesuai kebutuhan.

2. Ketinggian produk yang akan dilakukan drop test disesuaikan berdasarkan berat packagingnya dengan ketentuan dibawah ini.




3. Jatuhkan produk sesuai urutan pada gambar dibawah ini dari ketinggian yang sudah ditentukan pada gambar diatas.











4. Lakukan pengecekan pada luar dan dalam box produk setelah pengujian drop test selesai dilakukan, pastikan tidak ada kerusakan pada produk.

Bila mana ada test fungsi dapat dilakukan untuk memastikan produk masih berfungsi dengan semestinya.

Contoh SOP atau Prosedur drop test diatas adalah salah satu pengembangan dari standar ISTA, bisa saja dilakukan dengan metode yang lebih rinci dan ketat sesuai standar yang ada.

0 Response to "Contoh SOP atau Prosedur Drop Test dalam industri pengiriman atau dalam manufaktur."

Post a Comment

Mari Berkomentar Secara Relevan


Regards