Prosedur dan Persyaratan Haji dan Umroh Lengkap terbaru

Prosedur dan Persyaratan Haji dan Umroh terbaru,Indonesia memiliki kuota haji yang cukup besar dibandingkan negara-negara lain yaitu sekitar 150 ribuan kuota haji untuk setiap tahun.


Maka tidak heran apabila banyak penduduk Indonesia yang beragama islam rela mengantri untuk dapat menunaikan ibadah Haji ini, bahkan bagi yang mampu sembari menunggu jadwal haji yang bisa beberapa tahun dari pendaftaran, mereka ada yang melakukan Ibadah Umrah.

Apa perbedaan Ibadah Haji dengan Ibadah Umroh ?

Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah Bisa dibagi menjadi 3 yaitu :

1. Waktu Pelaksanaan, 
2. Tata Cara Pelaksanaan (Manasik) dan 
3. Hukum dalam Islam

Haji dan umrah adalah ibadah yang, menurut kaca mata orang awam Indonesia, sama; “pergi ke Mekkah”. Namun, sejatinya keduanya memiliki perbedaan penting. 

1. Dari sisi pelaksanaan Haji, sering disebut sebagai haji besar, hanya sah \ bila dilaksanakan setahun sekali pada musim haji/bulan haji yakni 9-13 zulhijjah. 

Sedangkan umrah, kapanpun anda ingin pergi beribadah umrah maka itu bisa dan sah dilaksanakan. Artinya, Ibadah umrah dapat ditunaikan setiap waktu sepanjang tahun.

2. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Tata Cara Pelaksanaan (Manasik)
Dalam prakteknya, orang yang menjalankan urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umrah. Karena umrah ‘hanya’ terdiri: niat, thawaf dan sa’i, memotong rambut/tahallul . 
Sedangkan haji, meliputi semua tata cara umrah ditambah dengan (dan inilah perbedaan mendasarnya) wuquf di ‘Arafah, menginap di Muzdalifah dan di Mina, serta melempar jumroh.

3. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari sisi Hukum dalam Islam
Status “WAJIB” telah menjadi ketetapan hukum haji. Di kalangan ulama’ tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal wajibnya menuaikan ibadah haji bagi orang yang mampu. Sedangkan mengenai wajibnya umrah (bagi yang mampu melaksanakannya), para ulama berbeda pendapat; sebagian mengatakan wajib, dan sebagian yang lain mengatakan tidak wajib.



Secara umum, syarat-syarat haji dan umrah adalah sama anatara lain :

  1. Islam
Maka tidak diwajibkan kepada orang kafir, karena haji merupakan bentuk ibadah, sedang ibadah tidak boleh dilakukan oleh orang kafir, karena tidak sah niatnya
  1. Baligh
Begitu juga tidak diwajibkan kepada anak kecil, sebagaimana hadits Ali bin Abi Thalib bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Pena itu diangkat dari tiga golongan: orang tidur hingga terbangun, anak kecil hingga ia baligh, dan orang gila (kurang sehat akalnya) hingga ia berakal.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasai)
  1. Berakal sehat
Haji tidak diwajibkan kepada orang gila dan orang  yang kurang waras pikirannya
  1. Merdeka
Merdeka, haji tidak diwajibkan kepada hamba sahaya sebagai kemudahan baginya, karena dia sibuk melayani tuannya, dan karena haji  membutuhkan harta sedangkan hamba sahaya tidak mempunyai harta.
  1. Mampu
Mampu, haji tidak wajib bagi orang yang tidak mampu, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran: 97)


PROSEDUR PENDAFTARAN HAJI :


·     Mengisi formulir pendaftaran
·     Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga masing-masing 2 lembar

Cek Prosedur pembuatan KK disini

·     Fotocopy paspor 3 suku kata
·     Pas Foto ukuran : 3 X 4 = 40 lembar, 4 X 6 = 10 lembar berwarna, background warna putih, focus 80% nampak kepala.

·     Copy Akte Kelahiran/Ijazah

Cek Prosedur pembuatan Akte disini

·     Copy Buku Nikah (bila berangkat suami istri)

Cek Dokumen Nikah disini

·     Surat keterangan pemeriksaan kesehatan dari instansi terkait disertai hasil pemeriksaan Laboratorium dan hasil Rontgen.

Biaya Biasanya sudah termasuk beberapa hal berikut :

·     Setoran BPIH khusus kepada pemerintah
·     Tiket Jakarta-Jedah - PP kelas ekonomi
·   Transportasi bus Full AC, Team kesehatan, Air Zam Zam 5 liter, Asuransi, Bagasi sesuai peraturan maskapai penerbangan (max 20 Kg)
·     Akomodasi sesuai paket di tanah suci
·     Pembimbing/Muthawif di tanah suci
·     Makan 3X sehari menu Indonesia
·     Manasik Haji
·     Perlengkapan ibadah Haji
·     Ziarah sesuai program


PROSEDUR PENDAFTARAN UMROH : 

·     Paspor asli (masih berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan)
·     Nama yang tercantum di dalam paspor 3 suku kata
·   Pas Foto ukuran 3 X 4 = 5 lembar, 4 X 6 = 5 lembar berwarna, background warna putih, fokus 80% nampak kepala.

·     KTP & KK yang masih berlaku (asli)

Cek Prosedur pembuatan Akte disini

·     Akte Nikah Asli (bagi yang berangkat suami istri) dan akte lahir anak usia < 17 tahun

Cek Prosedur pembuatan Akte disini
Cek Dokumen Nikah disini

·     Surat Mahram (untuk wanita yang berangkat tanpa muhrim atau keluarga)
·     Suntik meninghitis (kartu kuning)



Biaya Biasanya sudah termasuk beberapa hal berikut :

·     Tiket pesawat
·     Visa Umroh Saudi Arabia
·     Akomodasi di Makkah, Madinah, Jedah
·     Transportasi kendaraan AC, Ziarah sesuai program
·     Muthawif berbahasa Indonesia
·     Makanan masakan Indonesia 3 X sehari
·     Perlengkapan : Troli, Tas Pinggang, Kain Ikhrom/Mukenah
·     Bahan Baju Seragam (atasan)
·     Manasik 1X sebelum keberangkatan
·     Air Zam Zam 5 liter
·     Asuransi selama berada di Tanah Suci kecuali usia > 65 tahun


0 Response to "Prosedur dan Persyaratan Haji dan Umroh Lengkap terbaru"

Post a Comment

Mari Berkomentar Secara Relevan


Regards